Saturday, December 1, 2018

Leading indikator dan lagging indikator

Seberapa akurat sistem tradingmu? apakah kita trading menggunakan robot atau manual? Indikator apa yang selalu dipakai dalam tradingmu sehari-hari? dan lain-lain Akan  banyak sekali pertanyaan yang akan kita tanyakan jika kita bertemu trader yang pro atau trader yang telah membukukan banyak profit.

Berbicara tentang indikator yang digunakan, di samping indikator bawaan mt4 ataupun indikator buatan lain, semua indikator tersebut hanya tergolong atas 2 jenis secara garis besar, yaitu leading indikator dan lagging indikator.

Leading Indikator
Indikator Leading adalah indikator yang menunjukkan sinyal sebelum harga terjadi, di mana suport atau Resistensi kemungkinan akan terwujud. Dari Indikator-Indikator Utama yang tersedia, ada
beberapa indikator yang memiliki nilai signifikan. Dua Indikator bawaan yang saya temukan bekerja sangat baik adalah Fibonacci Retracement and Expansion Analysis, dan turunan dari Detrended Oscillator

Lagging Indikator
Indikator Lagging adalah indikator yang membutuhkan aksi pasar sebelum indikator berubah. Indikator ini menegaskan suport atau resistance daripada memprediksi harga. Singkatnya, ia ketinggalan aksi pasar.

Contoh Indikator Lagging adalah DMA, Standar Moving Averages, Stochastics, RSI, Trend lines, dll. Dengan resiko membingungkan pada saat akan kita gunakan untuk sinyal open posisi. Indikator lagging ini dapat dikatakan bahwa merupakan indikator yang membuat sinyal bertepatan dengan terbentuknya harga, artinya indikator ini tidak menunjukkan sinyal sebelum harga, tidak setelah setelah harga, tetapi secara langsung terhadap aksi pasar.

Memahami bahwa umumnya Indikator Leading dianggap lebih baik daripada lagging atau
indikator kebetulan, karena mereka memberi Anda peringatan atau prakognisi bahwa langkah-langkah tertentu harus diambil. Ini berbeda dengan konfirmasi bahwa Anda seharusnya melakukan sesuatu kemarin atau 15 menit yang lalu.

Yang terbaik dari Indikator Leading and Lagging adalah kita bisa menggabungkannya dengan berbagai cara untuk mencapai akurasi trading yang baik. Mari kita gali ide ini sedikit lebih dalam. Suatu kasus misalnya bahwa jika sekali Garis tren harga terbentuk, itu juga merupakan Indikator Leading  yaitu sejak saat itu, analisa dengan indikator apa pun suatu level harga akan dapat dilihat sebagai suport yang potensial.
Semua indikator baik leading ataupun lagging adalah baik, semua itu dibuat untuk sebuah alat bantu untuk menganalisa pasar, akan tetapi, kejelian trader untuk menganalisa adalah kunci kesuksesan dalam trading. salam profit.

No comments:
Write Comments