Winrate Tinggi atau Winrate Rendah? Mana yang Lebih Tepat untuk Risk Reward (RR) Trading Forex

Dalam dunia trading forex, satu pertanyaan klasik yang selalu memicu perdebatan adalah:

Lebih baik winrate tinggi dengan RR kecil, atau winrate rendah dengan RR besar?

Jawabannya tidak sesederhana memilih salah satu. Semuanya bergantung pada kondisi ekonomi, karakter market, dan hasil audit trading secara objektif.

Mari kita bedah secara rasional berdasarkan data, statistik, dan analisa ekonomi.


Memahami Hubungan Winrate dan Risk Reward (RR)

Secara matematis, profitabilitas trading ditentukan oleh rumus sederhana:

Expectancy = (Winrate × RR) − (Lossrate × 1)

Artinya:

  • Winrate tinggi tidak menjamin profit
  • RR besar tidak otomatis membuat akun bertahan
  • Yang terpenting adalah expectancy positif dan konsisten


Opsi 1: Winrate Tinggi – RR Kecil (Scalper & Arbitrage Style)

Karakteristik:

  • Winrate: 70% – 90%
  • RR: 1:0.3 – 1:1
  • Frekuensi trading tinggi
  • Cocok untuk market sideways atau volatil terkendali

Kelebihan:

✔ Equity curve lebih halus
✔ Psikologis lebih stabil
✔ Cocok untuk EA, scalping, dan latency arbitrage

Risiko Tersembunyi:

✖ Satu loss besar bisa menghapus banyak profit kecil
✖ Sangat sensitif terhadap spread, slippage, dan latency
✖ Perlu broker & VPS berkualitas tinggi

Audit Ekonomi:

Pada fase ekonomi stabil (inflasi terkendali, suku bunga stagnan), volatilitas cenderung terukur.
Winrate tinggi + RR kecil sering lebih optimal


Opsi 2: Winrate Rendah – RR Besar (Swing & Position Trader)

Karakteristik:

  • Winrate: 30% – 50%
  • RR: 1:3 – 1:10
  • Frekuensi trading rendah
  • Mengincar momentum besar

Kelebihan:

✔ Satu trade bisa menutup banyak loss
✔ Cocok untuk trend kuat & news impact
✔ Tidak terlalu sensitif terhadap spread

Tantangan Psikologis:

✖ Drawdown panjang
✖ Banyak loss beruntun
✖ Butuh mental & disiplin tinggi

Audit Ekonomi:

Saat terjadi:

  • Kenaikan suku bunga ekstrem
  • Krisis geopolitik
  • Data ekonomi berdampak besar (NFP, CPI, FOMC)

RR besar lebih masuk akal karena market bergerak impulsif


Hasil Audit Trading Nyata: Mana yang Lebih Konsisten?

Dari berbagai laporan audit trading (EA maupun manual):

ModelWinrateRRDrawdownStabilitas
High WR – Low RR80%1:0.5Rendah–Sedang⭐⭐⭐⭐
Low WR – High RR40%1:4Tinggi⭐⭐⭐

Kesimpulan audit:
➡ Akun yang bertahan lama bukan yang RR besar, tetapi yang risk-nya terkontrol dan konsisten


Pendekatan Paling Rasional: Adaptive Strategy

Trader profesional tidak fanatik satu model.

Mereka:

  • Menggunakan winrate tinggi saat market ranging
  • Beralih ke RR besar saat trend & news kuat
  • Selalu melakukan audit performa mingguan & bulanan

Bukan soal winrate atau RR, tapi bagaimana Anda menyesuaikan diri dengan kondisi ekonomi.


Kesimpulan Akhir

Winrate tinggi cocok untuk:

  • Trader konsisten
  • EA & sistem otomatis
  • Market stabil

RR besar cocok untuk:

  • Trader sabar & disiplin
  • Market volatil & trending
  • News-driven trading

👉 Yang paling berbahaya bukan winrate rendah atau RR kecil, tapi trading tanpa audit dan tanpa manajemen risiko.


Quote Penutup:

“Trading bukan tentang seberapa sering menang, tapi seberapa lama akun Anda bisa bertahan dan bertumbuh.”

 

Post a Comment

0 Comments